Sunday, March 7, 2010

Herpes & Hong Kong, two H-s with different Meaning


Mr. Ambassador in blue mood


Dahye, Diva, and Ahlul. We're so RANDOM

Kamprett.
Ya ampun, untuk pertama kalinya menderita penyakit kulit aneh mengerikan dengan nama 'Herpes' ini. Gejalanya gatal-gatal, tepat setelah C. Vis Pleadings simulation hari kamis tanggal 4 Maret 2010. Padahal sebelumnya biasa aja, nothing wrong with my skin. Setelah done with the tiring simulation, our team went to Pizaa Hut at Amplaz to have some dinner. And I ate spagetthi fisherman, which is full of seafood.

Menderita karena gatal-gatal malamnya, pada keesokan hari (jumat 5 maret 2010) semburat kemerahan yang muncul di pinggir bibir, dada, lengan, dan pipi berubah mengerikan. Areanya meluas, menimbulkan 'bubbles' aneh yang mengerikan (but honestly kinda cute).
Karena membuat the whole team takut, akhirnya saya pun memutuskan untuk pergi ke apotek (dengan di antar Nabriz saat latihan bersama pak Naga Waskita)untuk membeli salep herpes.

Malamnya (malam sabtu), sekujur tubuh gatal parah. Karena dilarang untuk digaruk, maka sengsaralah saya pada malam itu. Seluruh tubuh dibaluri oleh bedak 'panas' durol, plus dilokasi herpes diusapi oleh salep ampuh acyclovir 5%.

Oh God, I freaked out everyone.

Takut klo ntar pas medical check up trus gak boleh masuk ke Hong Kong.
But kata apotekernya it won't take a long time to recover.

jangan sampai this 'H' disesase canceling my way to go to another 'H'!

No comments: