Wednesday, October 21, 2009

Kesal yang Wajar


Kamu pasti pernah merasa kesal kan?

Saya juga.
Nenek, kakek, ibu, bapak, presiden, guru, nelayan, petani, buruh, pegawai negri dan nabi sekalipun pernah merasa kesal.

Kesal bisa jadi disebabkan atas rasa tidak puas. Ketidakpuasan itu bisa karena apa saja, mulai dari hal paling sepele (lupa materi penting yg dipelajari kmrn malam saat ujian) hingga sesuatu yang luarbiasa mengawatirkan.

Sebagai makhluk sosial, kecenderungan manusia untuk jengkel kepada orang lain amat potensial terjadi. Kita bisa saja kesal kepada orang lain hanya dgn berada di dekatnya, melihat benda yg ada kaitan dgnx, mendengar cerita ttg dirix, atau bahkan hanya dgn memikirkan oknum tertentu.
Kekesalan kita ini memiliki bentuk yg b'macam-macam. Bisa kt salurkan lewat kata-kata, melalui perbuatan; aksi mogok atau tindakan anarkis, melalui tulisan, dan adapula yg tetap dibiarkan menggumpal di dada menjadi sebuah kedengkian. Yang t'akhir ini sangat tidak sehat, baik secara jasmani maupun spiritual. Kenapa?
Manusia memiliki peluang besar utk merusak dirinya sendiri. Hobbes dalam frasa; 'homo homini lupus' menggambarkan sifat manusia yg paling sejati. Menurut dia manusia itu cenderung utk merusak, menyakiti, dan saling menyerang. Whether that argument was proven right or not, kaitanx dgn topik kita pada hari ini adalah: jangan p'nah membuat org lain atau bahkan perasaan Anda sendiri utk menzalimi diri Anda!

Kesal itu wajar. Yang tidak wajar itu adalah reaksi berlebihan berupa ekspresi negatif maupun pikiran menyakitkan yg Anda sendiri ciptakan. Saya p'nah mendengar seorang ahli Fengshui b'kata: 'rasa kesal itu menguras energi, merusak aura positif, dan membuat wajah kehilangan cahaya'. Seorang pria besar b'nama Muhammad 1400 tahun silam jg telah bersabda; dengki itu seperti api yang memakan ranting kayu. Kekesalan haruslah dpt kt manage dgn baik agar tdk menimbulkan masalah dampak yg merugikan diri sendiri. Karena selaku individu kt hdp di dalam masyarakat, yg namax konflik bukan hal yang asing lg. Semua org memiliki kepentingan masing2, dan rasa tidak puas yg berujung pada kekesalan pun telah menjadi bagian dr fenomena sosial.
Tapi, bgm caranya kt dpt tetap b'tahan di tengah kumpulan org-org yg menyebalkan dan acapkali membuat kt kesal?

Saya kutip kalimat di bawah ini dari novel grafis Persepolis karya Marjanne Satrapi (ketika sang nenek memberikan jwbn atas pertanyaan yg sm kpd Satrapi); 'Dalam hidup kau akan menemukan orang-orang brengsek. Jika mereka menyakitimu, katakan kepada dirimu sendiri mereka melakukan itu karena mereka bodoh. Ini akan menahan reaksimu terhadap kekejaman mereka. Karena tidak ada yang lebih buruk daripada kepahitan dan balas dendam. Kau harus mempertahankan harga dirimu dan jujur terhadap diri sendiri.'

Hanya dgn membuat diri Anda tidak terlarut dalam kekesalanlah satu-satunya jalan untuk dapat melalui rasa kesal itu dengan baik.

Selamat menikmati rasa kesal Anda dari perspektif yg b'beda :)

Tuesday, October 13, 2009

Oktober Ceria!



Yup... Yup... Im so happy on this beginning of new month!!!
ALhamdulillah, aku bisa nonton pertunjukkannya Balawan and his ethnic fusion live! Thanks to Gita and her dad!!!
Aku juga ketemu sama Anies Baswedan, presidennya Paramadina di acara pembentukan YES Alumni Indonesia. Ternyata dia adalah returnee AFS US tahun 88! Woah... Im so proud to be an AFSer!
Terima kasih, Tuhan. Meskipun ada hal-hal yang kecil menganggu tapi setidaknya aku sangaaaaat bersyukur atas kebahagiaan yang telah engkau berikan.
AKu beruntung sekali menjadi bagian dari keluarga Bina Antarbudaya in partnership with AFS Indonesia serta menjadi alumni dari program internasional setaraf YES!
Beruntung banget bisa belajar di UGM :)
Beruntung banget sempat duduk di SMA Neg. 5 Makassar.
Beruntung banget jadi anaknya papa-mamaku.
Dan beruntung banget, Im a Muslim!

Oktober ini diisi oleh hal-hal yang menggembirakan. Ujian Tengah Semester sebentar lagi, dan harus lebih fokus belajar. Insya Allah bisa!

Saturday, October 3, 2009

Belajar Bahasa Belanda


Wah... Im so excited for this week!
Im gonna learn Dutch on Bahasa Hukum Class. Why it must to be Dutch? Well, taht's because The Law System in Indonesia was a heritage by the Dutch Colonial Gov't, so it's important for us to understand this language since some old resources literature are written by this language.

Here are some of the basic materials that i got from learndutch.org. Have fun!

1. Dit is het verhaal van hard werkende, vastberaden mensen die samenkomen in een klein buurtrestaurant genaamd Crossroads Café.
1. This is the story of hardworking, determined people who come together at a small neighborhood restaurant called Crossroads Café.

2. Deze mensen maken langzaam een geslaagd buurtrestaurant.
2. These people slowly create a successful neighborhood restaurant.


Mijnheer Brashov is de eigenaar van het restaurant.
Mr. Brashov is the owner of the restaurant.

Jamal is de klusjesman.
Jamal is the handyman.

Katherine is de kelnerin.
Katherine is the waitress.


Het idee van het restaurant was van Eva.
It was the idea of Eva to start a restaurant.

appointment:
a time to meet someone.
My appointment with the dentist is at 4:00 today
afspraak:
een tijd om iemand te ontmoeten.
Mijn afspraak met de tandarts is vandaag om 4 uur.

employment office:
a place that joins companies that need workers with people who need jobs.
I got this job through an employment office.
arbeidsbureau:
een plaats die bedrijven, die werknemers nodig hebben en mensen die een baan nodig hebben, samenbrengt.
Ik kreeg een baan via het arbeidsbureau.

teenager:
someone who is between 13 and 19 years old.
Teenagers like to be free. tiener:
iemand die tussen 13 en 19 jaar oud is.
Tieners willen vrij zijn.